Masalah susunan gigi tidak hanya berkaitan dengan estetika, tetapi juga kesehatan mulut secara keseluruhan. Menurut dokter gigi Jepara, salah satu gangguan yang cukup sering terjadi adalah crossbite. Kondisi ini terjadi ketika gigi atas dan gigi bawah tidak bertemu pada posisi yang seharusnya saat menggigit. Akibatnya, sebagian gigi atas justru berada di dalam gigi bawah ketika mulut tertutup.
Jika tidak ditangani dengan tepat, crossbite dapat menyebabkan berbagai masalah, mulai dari gangguan fungsi mengunyah hingga masalah pada rahang. Oleh karena itu, penting untuk memahami penyebab dan penanganan crossbite oleh dokter gigi sejak dini.
Penyebab Crossbite
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan seseorang mengalami crossbite. Di antaranya:
1. Faktor Genetik
Salah satu penyebab utama crossbite adalah faktor keturunan. Struktur rahang yang diwariskan dari orang tua dapat menyebabkan ketidakseimbangan ukuran rahang atas dan bawah.
Misalnya:
- Rahang atas terlalu sempit
- Rahang bawah lebih besar dari rahang atas
Kondisi ini membuat posisi gigi menjadi tidak sejajar.
2. Kebiasaan Buruk Sejak Kecil
Beberapa kebiasaan pada masa kanak-kanak juga dapat memicu crossbite, seperti:
- Mengisap jempol terlalu lama
- Penggunaan dot atau empeng dalam jangka panjang
- Kebiasaan mendorong lidah ke depan
Kebiasaan tersebut dapat memengaruhi perkembangan rahang dan posisi gigi.
3. Pertumbuhan Rahang yang Tidak Seimbang
Jika pertumbuhan rahang atas dan bawah tidak seimbang, posisi gigitan dapat berubah. Misalnya, rahang atas berkembang lebih lambat dibanding rahang bawah.
Hal ini sering menyebabkan posterior crossbite.
4. Kehilangan Gigi Susu Terlalu Cepat
Pada anak-anak, gigi susu berperan menjaga ruang bagi gigi permanen. Jika gigi susu tanggal terlalu cepat, gigi lain dapat bergeser dan menyebabkan susunan gigi tidak rapi, termasuk crossbite.
Penanganan Crossbite oleh Dokter Gigi
Penanganan crossbite biasanya dilakukan oleh dokter gigi atau dokter gigi spesialis ortodonti. Metode perawatan akan disesuaikan dengan usia pasien dan tingkat keparahan kondisi.
1. Penggunaan Behel (Kawat Gigi)
Perawatan yang paling umum adalah behel atau kawat gigi. Alat ini berfungsi untuk:
- Menggeser posisi gigi secara bertahap
- Memperbaiki susunan gigi
- Menormalkan posisi gigitan
Perawatan ini biasanya membutuhkan waktu beberapa bulan hingga beberapa tahun.
2. Palatal Expander
Pada anak-anak atau remaja, dokter gigi dapat menggunakan palatal expander, yaitu alat yang digunakan untuk memperlebar rahang atas.
Alat ini membantu:
- Memberikan ruang bagi gigi
- Memperbaiki posisi gigitan
Perawatan ini biasanya lebih efektif jika dilakukan saat masa pertumbuhan.
3. Clear Aligner
Selain behel konvensional, beberapa pasien juga dapat menggunakan clear aligner atau pelurus gigi transparan. Metode ini lebih nyaman dan tidak terlalu terlihat.
Namun, tidak semua kasus crossbite dapat dokter tangani dengan metode ini.
4. Operasi Rahang (Kasus Berat)
Pada kasus crossbite yang sangat parah, terutama yang melibatkan struktur rahang, dokter mungkin merekomendasikan operasi rahang untuk memperbaiki posisi tulang rahang.
Prosedur ini biasanya dokter lakukan pada pasien dewasa setelah pertumbuhan rahang selesai.
Jadwal Praktek Dokter Gigi Terbaik yang Ada di Jepara
Jika Anda atau anak mengalami tanda-tanda crossbite, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter gigi Jepara agar mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat. Berikut ini adalah rekomendasi beserta jadwal prakteknya. Antara lain:
drg. Destila Zuba
Beliau merupakan dokter gigi sekaligus owner dari Medina Dental Jepara. Lokasinya berada di Panggang IV, Panggang, Kecamatan Jepara, Jepara.
Untuk mengetahui info atau reservasi pemeriksaan dengan drg. Destila, bisa menghubungi kontak yang tertera pada Instagram @medinadental.id.
dr. Satrio Panji Nugroho
Selanjutnya, ada drg. Satrio yang berpraktek di Klinik Gigi Dentes Jepara. Beralamat di Perum Griya Tahunan Indah (GTI), Jl. Amarta 1, Tahunan, Jepara.
Jadwal praktek drg. Satrio ialah setiap hari Senin, Kamis dan Jumat pukul 16.00 – 21.00 WIB, hari Rabu pukul 09.00 – 15.00 WIB, serta hari Selasa dan Sabtu pukul 09.00 – 16.00 WIB. Untuk konsultasi dan reservasi, silakan hubungi nomor 0878-9797-9191 atau DM Instagram @klinikgigidentesjepara.
Bagi yang ingin tahu jadwal praktek dokter spesialis lain di Jepara dan sekitarnya, silakan klik laman britaraya.com sekarang.
