Di era digital seperti sekarang, memiliki website bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan bagi pelaku usaha. Bahkan dengan dukungan VPS murah, UMKM kini bisa memiliki website profesional tanpa harus menguasai coding atau menyewa developer mahal. Bagi Anda para UMKM baru yang sedang go-digital, mungkin sempat berpikir bahwa membuat website itu rumit dan teknis.
Dulu memang benar, seseorang harus memahami bahasa pemrograman seperti PHP atau ASP untuk membangun sebuah website. Saat ini dengan hadirnya CMS (Content Management System) dan website builder, siapa pun bisa membuat website bisnis sendiri dengan mudah, cepat, dan terjangkau.
Berikut beberapa cara membuat website bisnis tanpa coding agar bisnis Anda semakin dikenal dan siap bersaing di pasar digital:
1. Menentukan Tujuan dan Jenis Website Bisnis
Langkah pertama sebelum membuat website adalah menentukan tujuan utamanya. Apakah Anda ingin menjual produk secara langsung? Membangun branding? Atau hanya menampilkan profil usaha?
Menentukan jenis website di awal akan membantu Anda memilih fitur dan layanan hosting yang sesuai dengan kebutuhan usaha.
Beberapa jenis website yang umum digunakan UMKM antara lain seperti website toko online untuk menjual produk fisik maupun digital, company profile untuk membangun kredibilitas bisnis, maupun landing page untuk kebutuhan promosi atau campaign tertentu.
2. Menyiapkan Domain dan Hosting
Website tidak akan bisa diakses tanpa domain dan hosting. Domain adalah alamat website Anda, sedangkan hosting adalah tempat penyimpanan seluruh data website. Untuk UMKM yang baru memulai, pilihlah domain yang singkat, mudah diingat, dan mencerminkan nama bisnis Anda.
Sementara itu, hosting yang baik harus memiliki performa stabil, keamanan terjamin, serta kecepatan yang optimal agar pengunjung nyaman saat mengakses website Anda. Jika bisnis Anda mulai berkembang dan trafik meningkat, Anda juga bisa mempertimbangkan penggunaan VPS agar performa tetap maksimal tanpa gangguan.
3. Memilih Platform Tanpa Coding: Website Builder atau WordPress
Saat ini ada dua metode populer untuk membuat website tanpa coding, yaitu menggunakan website builder atau CMS seperti WordPress. Website builder cocok bagi Anda yang ingin proses paling praktis. Dengan sistem drag-and-drop, Anda cukup memilih template, lalu mengubah teks, gambar, dan warna sesuai identitas brand. Semua bisa dilakukan tanpa menyentuh kode sama sekali.
Sementara itu, WordPress menjadi pilihan favorit banyak pelaku usaha karena fleksibel dan gratis digunakan. Dengan WordPress, Anda bisa membuat toko online, blog, hingga website company profile hanya dengan menginstal tema dan plugin sesuai kebutuhan. Keduanya sama-sama ramah untuk pemula. Tinggal sesuaikan dengan kenyamanan dan kebutuhan bisnis Anda.
4. Instalasi dan Pengaturan Dasar Website
Setelah memilih platform, langkah berikutnya adalah melakukan instalasi dan pengaturan awal. Jika menggunakan WordPress, proses instalasi kini sangat sederhana karena banyak penyedia hosting sudah menyediakan fitur auto install. Anda hanya perlu mengisi detail seperti nama website, username administrator, password, dan email aktif.
Setelah instalasi selesai, masuk ke dashboard WordPress melalui halaman /wp-admin. Di sinilah Anda bisa mengelola seluruh aspek website.
Beberapa pengaturan dasar yang perlu diperhatikan di antaranya seperti mengganti tema agar sesuai dengan tampilan brand, menginstal plugin penting seperti SEO, keamanan, dan backup, hingga mengatur permalink agar lebih SEO-friendly.
5. Optimasi dan Persiapan Website Sebelum Rilis
Website yang sudah terpasang belum tentu langsung siap digunakan. Anda perlu memastikan semuanya berjalan dengan baik sebelum dipublikasikan. Periksa kembali tampilan di desktop dan mobile. Pastikan tombol pembelian berfungsi dengan benar jika Anda memiliki toko online.
Selain itu, cek juga kecepatan loading karena website yang lambat bisa membuat calon pelanggan meninggalkan halaman sebelum sempat melihat produk Anda.
Jika memungkinkan, hubungkan website dengan Google Analytics untuk memantau performa dan perilaku pengunjung. Dengan data tersebut, Anda bisa mengambil keputusan pemasaran yang lebih tepat.
Kesimpulan
Sebagai UMKM yang baru go-digital, memiliki website memberikan banyak keuntungan. Membuat website bisnis tanpa coding kini bukan lagi hal yang sulit.
Dengan langkah yang tepat mulai dari menentukan tujuan, memilih domain dan hosting, menggunakan platform yang sesuai, melakukan pengaturan dasar, hingga optimasi sebelum rilis, Anda sudah bisa memiliki website profesional sendiri.
Mulailah dari kebutuhan sederhana, lalu kembangkan seiring pertumbuhan bisnis Anda. Pastikan juga Anda menggunakan infrastruktur yang stabil dan aman agar website dapat berjalan optimal dalam jangka panjang, termasuk menggunakan layanan terpercaya dan berkualitas dari DomaiNesia.
