Saat sedang flu atau pilek, banyak orang terbiasa membuang ingus dengan cara meniup hidung sekuat mungkin agar lendir cepat keluar. Namun menurut dokter spesialis THT Wonosobo, kebiasaan membuang ingus terlalu keras ternyata tidak selalu aman.
Banyak orang tidak menyadari bahwa hidung, tenggorokan, dan telinga saling terhubung dalam satu sistem saluran pernapasan dan pendengaran.
Jika dilakukan dengan tekanan yang terlalu kuat, membuang ingus dapat memengaruhi kesehatan telinga dan bahkan menimbulkan beberapa masalah kesehatan.
Hubungan Antara Hidung dan Telinga
Kata dokter spesialis THT, hidung dan telinga terhubung melalui saluran yang bernama tuba eustachius. Saluran ini menghubungkan bagian belakang hidung dengan telinga tengah. Fungsi utamanya adalah:
- Menjaga keseimbangan tekanan udara di telinga
- Mengalirkan cairan dari telinga tengah
- Membantu menjaga kesehatan sistem pendengaran
Ketika seseorang membuang ingus terlalu keras, tekanan udara dari hidung bisa terdorong masuk ke dalam tuba eustachius. Tekanan inilah yang berpotensi memengaruhi kondisi telinga.
Dampak Membuang Ingus Terlalu Keras
Berikut beberapa dampak yang dapat terjadi jika terlalu sering meniup hidung dengan tekanan kuat.
1. Tekanan pada Telinga
Tekanan udara yang kuat saat meniup hidung bisa masuk ke saluran tuba eustachius dan menimbulkan rasa tidak nyaman pada telinga. Gejalanya bisa berupa:
- Telinga terasa penuh
- Pendengaran terasa sedikit teredam
- Sensasi seperti telinga tersumbat
Pada beberapa kasus, kondisi ini hanya sementara dan akan kembali normal setelah tekanan di telinga stabil.
2. Risiko Infeksi Telinga
Membuang ingus terlalu keras juga dapat mendorong lendir yang mengandung bakteri atau virus ke dalam tuba eustachius. Jika lendir tersebut masuk ke telinga tengah, risiko terjadinya infeksi telinga bisa meningkat.
Infeksi telinga biasanya ditandai dengan beberapa gejala seperti:
- Nyeri pada telinga
- Demam ringan
- Telinga terasa penuh atau berdenging
- Gangguan pendengaran sementara
3. Peradangan pada Tuba Eustachius
Tekanan yang terlalu sering dan terlalu kuat dapat menyebabkan iritasi pada tuba eustachius. Jika saluran ini meradang atau tersumbat, tekanan udara di telinga menjadi tidak seimbang. Akibatnya, seseorang bisa merasakan:
- Telinga berdenging
- Rasa tidak nyaman di telinga
- Sensasi seperti ada cairan di dalam telinga
4. Risiko Cedera pada Pembuluh Darah Hidung
Selain berdampak pada telinga, meniup hidung terlalu keras juga dapat memicu pecahnya pembuluh darah kecil di dalam hidung. Hal ini dapat menyebabkan mimisan ringan, terutama jika hidung sedang mengalami iritasi akibat flu atau alergi.
Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter Spesialis THT di Wonosobo?
Jika setelah membuang ingus muncul keluhan pada telinga yang tidak kunjung hilang, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis THT Wonosobo. Beberapa tanda yang perlu Anda perhatikan meliputi:
- Nyeri telinga yang semakin kuat
- Telinga berdenging terus-menerus
- Pendengaran menurun
- Keluar cairan dari telinga
Pemeriksaan dokter THT penting untuk memastikan tidak terjadi infeksi atau gangguan lain pada telinga. Berikut ini adalah dua rekomendasi dokter THT di Wonosobo dan info prakteknya. Antara lain:
1. dr. Rohmatullah Subekti, Sp. THT-KL
Pertama, ada dr. Rohmat yang saat ini berpraktek di RSUD KRT. Setjonegoro Wonosobo dan RS Islam Wonosobo. Di RSUD KRT. Setjonegoro, jadwal praktek beliau adalah setiap hari Selasa dan Kamis pukul 07.00 – 14.00 WIB, serta hari Sabtu pukul 07.00 – 11.00 WIB.
Info lebih lanjut bisa Anda lihat melalui Instagram @rsudwonosobo. Sedangkan di RSI Wonosobo, dr. Rohmat praktek setiap hari Senin dan Rabu pukul 12.30 WIB – selesai serta hari Jumat pukul 13.00 WIB – selesai. Kunjungi website rsiwonosobo.com dan hubungi kontak yang tersedia untuk konfirmasi jadwal beliau.
2. dr. Bakti Setio Gustomo, Sp. THT-KL
Dokter spesialis THT selanjutnya adalah dr. Bakti, yang berpraktek di RSUD KRT. Setjonegoro dan RS PKU Muhammadiyah Wonosobo. Jadwal praktek beliau di RSUD KRT. Setjonegoro ialah setiap hari Senin – Rabu pukul 07.00 – 14.00 WIB, serta hari Jumat pukul 07.00 – 11.00 WIB. Konfirmasi jadwal dr. Bakti melalui kontak yang ada di Instagram @rsudwonosobo.
Di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo, dr. Bakti praktek setiap hari Senin – Jumat pukul 12.30 – 14.00 WIB. Follow Instagram @pkuwonosobo agar tidak ketinggalan update terbaru jadwal praktek beliau secara berkala.
Cari tahu lebih banyak jadwal praktek dokter spesialis yang ada di kota/kabupaten di Jawa Tengah dengan klik britaraya.com sekarang!
